Well, usai sudah musim ke 7 kisah epik perebutan tahta di benua Westeros yang udah sukses mengacaukan waktu produktif dan jam tidur gue karena marathon ngejar 60an lebih episodenya haha. Terus terang, gue emang baru ngikutin seri ini ketika penayangan di HBO udah nyampe episode pertengahan musim ke 7 kemaren. Pencetusnya apa lagi kalo bukan orang-orang disekitar gue serta berita-berita di linimasa sosmed yang terus-terusan ngomongin seri ini. Tapi, sebenernya itu aja ngga cukup kuat jadi alesan buat ngecek Game of Thrones yang pernah gue kira adalah judul sebuah game strategi wkwk sampe kemudian salah satu temen ngucapin kalimat yang sangat susah untuk ditolak ini :
" seri ini punya banyak boobs, nudity dan graphic violence "
Wainiii haha okelah, jadi gue pun langsung nyoba season pertamanya. Dilihat dari sudut pandang horor fan, episode awal nya sendiri secara mengejutkan udah nunjukin elemen horor kuat dengan menampilkan korban pembantaian wildlings( suku liar ) yang dilakukan oleh makhluk supranatural kuno ( White Walker ) dimana salah satu kekuatannya adalah membangkitkan mayat dan mengubahnya menjadi Wight( Zombie ). Kita juga punya eksekusi pemenggalan, pertandingan Joust nan brutal, lalu ada suku barbar Dothraki yang suka ngeseks dialam bebas, dukun ilmu hitam, naga, serta yeah, tentu saja hubungan sex incest yang menjadi pemicu semua silang sengketa dan pertumpahan darah di benua Westeros. Yap, season pertamanya ( meski baru level build-up plot dan pengenalan karakter ) udah cukup untuk membuat gue tertarik. Sebuah mix antara sihir, naga dan intrik politik Machiavellian penuh darah yang menegaskan GoT sebagai drama medieval-fantasi mature yang ada di ranah berbeda terutama jika dibandingkan Lord of The Rings yang PG-13 itu. Abis itu, gue nonstop nonton 5 episode tiap hari hehe persetan kerja!
Dalam film bergenre found footage/handheld camera garapan duo sutradara Spanyol Jaume Balaguero dan Paco Plaza ini kita diajak langsung untuk mengikuti liputan reporter muda dan kameramennya ( yang menjadi mata kita ) ketika mereka tak sengaja terjebak dalam sebuah apartemen yang tiba-tiba dikarantina oleh militer karena merebaknya sebuah wabah misterius yang mampu merubah seseorang menjadi zombie ganas. Suspenseful, thrilling, creepy, scary and gory! Asiknya, intensitasnya tak mengendur bahkan terus menanjak hingga menit terakhir. Tak diragukan, REC adalah produk terbaik dari subgenre handheld camera yang booming di dekade ini. Sekuelnya tak kalah asik, tapi kalian bisa ngeskip yang ke 3, ke 4, ama versi remake hollywoodnya ( Quarantine ). Dan jangan malah nonton yang ini. Itu mah keterlaluan bodohnya hahahaa. Oiya, satu lagi pemeran Angela( Manuela Velasco ) enak diliat dan menggemaskan dengan rambut kepang dua dan lumuran darah di singlet ketatnya.
Kalian mungkin bertanya-tanya ada momen apa ini kok HSD tiba-tiba mosting list ginian haha. Ya, list seperti ini lebih tepat diposting di akhir pergantian dekade, atau di awal-awal dekade baru. Tapi, bodo amat deh, blog ini masih bernama Horrorsekarepdewek ( semau-mau yang punya hehe ) selain itu, ini juga dalam rangka memenuhi request dari pembaca. Yes, kalian juga boleh minta request review/list-rekomendasi ( gue akan berusaha memenuhinya ) hanya saja waktu pemuatannya ngga pake deadline ya, kecuali kalian ngasih/ngirim 'sogokan' ( seperti pe-request kita kali ini hehe ) berupa film-film, makanan daerah masing-masing, komik, atau buku ( bergenre apa saja ), nah kalo gitu baru deh gue akan mempercepat pemuatannya haha.
Btw, tapi gue kira akan mudah menyusun list ini, pada kenyataannya gue tetep harus melakukan riset sana-sini, menonton ulang untuk memastikan, bahkan mendownload ulang karena ternyata filmnya udah ga ada di harddisk. Ini membuat akhirnya list rampung dalam waktu yang cukup lama hehe.
Langsung ke tema utama kita kali ini yaitu dekade 2000an, Ini sebuah dekade yang tercatat memiliki beberapa momen penting ( di dunia film horor ), seperti kebangkitan horror-supranatural Asia ( dipimpin oleh Sadako ) yang kemudian memicu banyak remake versi Hollywoodnya, lalu dari Eropa juga muncul serangan Euro-Extreme yang cukup mengguncang dengan Perancis berada di garda terdepan, dari pusat perfilman dunia sendiri ( Hollywood ), orang-orang jahat berada di era emasnya dalam memburu, membunuh dan menyiksa manusia lainnya ( slasher/torture-porn ), sementara itu, mayat-mayat hidup ( zombies! ) dibangkitkan dari kubur masa lalu, sebagian yang lain mengalami modifikasi genetika modern ( mampu berlari cepat ) dengan berbagai genrenya ( komedi, action, drama ). Meanwhile in South Korea, para pendendam kesumatnya ( Korean-vengeance-crime-thriller ) tampil menggebrak serta mampu menciptakan gelombang baru yang berbeda dari invasi hantu berambut panjang pimpinan Sadako. Selain itu, jangan lupain tren first-person view/handheld camera/mockumentary yang memuncak di dekade itu. Bagaimana dengan horror-lokal kita? kaya yang kita tau, negeri kita saat itu sedang diperkosa setan yang doyan keramas dan goyang pinggul di air terjun, serangan hantu2 model begini sangat masif sampe penonton akhirnya tiba di titik jenuh dan mulai masuklah entri-entri yang cukup segar.
List ini mengambil materi dari peristiwa-peristiwa penting diatas.
Buat kalian penggemar film yang besar di era 90-an, pasti akrab dengan nama-nama Malfin Shayna, Febby Lawrence, Cindy Windhyana, Sally Marcellina, Reynaldi atau Ibra Azhari. Ya, mereka adalah artis-artis panas dari begitu banyak film-film erotis murahan yang lahir dan memenuhi bisokop di era itu. Itu masa kegelapan sinema-lokal menurut gue, bukan..bukan karena genre ini lebih buruk dari genre lainnya, tapi karena saat itu penonton nyaris tak punya pilihan. Oma Irama, Warkop DKI, Barry Prima, dan Suzzanna masih nongol di awal-awal 90an, tapi mulai pertengahan sampai setelahnya, hampir semua produksi film lokal adalah film dari jenis sexploitation ini.
Penyebab situasi ini kalo menurut gue adalah karena kalah saingnya bioskop dengan program TV swasta ( yang saat itu sedang booming dan banyak menayangkan film barat berkualitas ) serta kemunculan VCD player ( dan rentalnya ) yang berhasil menawarkan alternatif hiburan rakyat. Ketika bisokop menjadi sepi ( terutama jika dibandingkan era 80an ), alih-alih mengimbangi tantangan itu dengan produksi inovatif dan berkualitas, rumah produksi malah dengan putus asa mencoba merayu penonton lewat jalan pintas : membuat film erotis. Sayangnya, hasil akhir film-film yang dibuat dengan dana cekak itu sungguh bertolak belakang dengan poster dan judulnya yang sangat menggiurkan. Ini membuat keadaan semakin buruk dan bioskop rakyat pun berada di senjakalanya.
Cerita nggak jelas, akting buruk, dialog bodoh, serta adegan yang sebenernya dimaksudkan menjadi sensual namun jatohnya malah menyedihkan adalah beberapa ciri dari film erotis lokal yang gue inget di era ini. Sementara itu, gunting sensor membuat film hanya tinggal berdurasi sekitar 50 menit saja dan membuat ini semakin menjengkelkan, terutama untuk bocah pre-teen dengan libido dan rasa penasaran yang sedang tinggi-tingginya haha.
Dalam review ini saya tidak akan menyertakan sinopsis atau bahkan memberikan sekilas jalan ceritanya. Mengingat sang sutradara menginginkan film ini misterius sejak awal, bahkan dalam berbagai promosinya sinopsis fiilm ini begitu singkat tentang “seorang pria yang kebingungan”. mungkin untuk menjaga twist yang serderhana film ini mengingat hanya ini modal jualan modus anomali.
Saya adalah orang yang percaya bahwa seorang filmmaker mempunyai motivasi tertentu dibalik pencipataan karyanya, entah tujuan serius, bersenang-senang atau hanya sekedar mencari uang. KK Dheraj yang selalu banjir hujatan itu setidaknya memiliki tujuan yang jelas yaitu mendulang rupiah sebanyak-banyaknya. Tak peduli berapa jumlah kritik yang telah dibuat di ribuan blog betapa amburadul hasil karyanya, namun kenyataan berkata lain filmnya laris manis dipasaran atau setidaknya masih bisa menghasilkan uang sesuai dengan tujuannya.
Kita udah lihat banyak adegan-adegan menakutkan dari sebuah pelem horror. Walaupun adegan yang gagal dan bener2 membosankan ternyata lebih banyak lagi haha. Kalo ketemunya kasus yang terakhir, analisa gue sih, itu karena pas kita nonton sebuah pelem horror, mental dan psikis kita udah bersiap-siap untuk menerima hal yang paling mengerikan. Jadi, ketika yang kita dapetin cuman hantu Darth Maul ama cewe menjerit2 di depan kamera, maka reaksi kita cuman bilang “ udah, segitu doang? “
Lalu gue teringat adegan pelem ‘Pan’s Labyrinth’ dimana Ofelia harus berlari dari kejaran monster Pale Man yang menyeramkan itu. Walau akhirnya gue kecewa dan sebenernya pengen liat sang monster memakan gadis kecil itu ( seperti dia juga memakan 2 peri kecil ) tapi, gue pikir, adegan ini bener-bener scary moment dalam pelem horr..
“ tunggu! Tapi, ‘Pan’s Labyrinth’ bukan pelem horror!! “
Eh, iya ya..? ‘Pan’s Labyrinth’ tuh bukan pelem horror hehe tapi lebih ke drama-fantasi kaya semodel Narnia apa Alice in Wonderland tapi dengan tone yang lebih dark aja.
Dari sini gue langsung teringat beberapa pelem yang sebenernya bukan horror, tapi punya creepy moment dalam adegannya. Oh iya, kalo dibilang menakutkan sih sebenernya nggak. Gue lebih seneng nyebutnya sebagai creepy. Dan agar kalian bisa lebih memahami apa yang gue maksud dengan creepy, kalian bisa liat gambar di bawah ini :
Asli, gue lebih milih berantem ama pocong daripada harus duduk segerbong ama mereka!!
Yaudah, langsung aje ke list 5 'CREEPY-WEIRD-SCARY' MOMENT FROM NON-HORROR MOVIES yang sebenernya gue bikin karena gue belum sempet nonton pelem horror yang keren lagi hahaha
1. Crawling Baby
‘Trainspotting ( 1996 )’
Directed By Danny Boyle
Plot :
Trainspotting itu pelem drama Inggris yang disutradrain ama Danny Boyle berdasarkan novel dengan judul sama karya Irvine Welsh. Filmnya sendiri bercerita tentang sekelompok pemuda low-life resah di daerah Edinburg yang melarikan diri dari betapa memuakkan nya kehidupan modern dengan memakai narkoba. Dengan berfokus pada salah seorang dari mereka, Mark Renton ( Ewan mc Gregor ) yang diceritan nyoba menghentikan kecanduannya akan heroin, pelem terus mengalir berbalutkan adegan2 surreal yang menghasilkan sebuah drama-komedi-gelap nan memiriskan.
Creepy Scene :
Sedikit curhat hehe dulu, gue juga pernah mengalami halusinasi cukup menyeramkan ketika terlalu banyak menghisap ganja. Gue ngerasa ruangan kamer bergoyang-goyang, kepala pusing dan tubuh serasa sangat ringan, lalu gue juga seperti mendengar suara2 aneh didalem kepala, itu seperti suara orang banyak yang sedang mengaji..hehe sempet terlintas pikiran, kalo gue sedang diambang kematian. Segera saja perasan takut menyergap, lalu dengan terhuyung gue pergi ke kamar mandi buat cuci muka tentu dengan harapan pengaruh ganja itu segera hilang. Namun setelah cuci muka, tanpa sengaja gue melihat ke arah cermin..dan guess what? bayangan yang terpantul di cermin adalah wajah yang sama sekali nggak gue kenal!
Nah, dalam ‘Trainspotting’ Danny Boyle gue pikir sukses membuat visual halusinasi-surreal yang sedang dialami para drug-user ketika die sedang mabok atau sakauw. Salah satu adegannya yang mampu membuat gue tercekat dan berteriak : “ oh shit! This is fuckin-creepy!! “ adalah yang ini :
Dikamarnya yang terkunci dari luar, Renton diceritain mengalami sakauw luar biasa. Tubuhnya menggigil sementara keringat bercucuran. Yah, sepertinya dia dalam sebuah kondisi yang sangat menyiksa. Saat itulah dia mengalami hallusinasi.
Renton melihat bayi sodaranya yang telah meninggal, merayap ( dengan posisi terbalik ) di langit-langit kamar. Ngeliat itu, kontan Renton merintih ketakutan namun bayi itu terus merayap sambil menangis, dan ketika die nyampe tepat di atas kepala Renton, sang bayi tiba-tiba berhenti lalu memutar kepalanya hingga 180 derajat (!) Dia kemudian menatap Renton dengan tatapan mata kosong. Renton menjerit histeris melihat pemandangan aneh itu. Namun, sang bayi tiba-tiba terjatuh dari atap…tepat di wajahnya! Creepy!
2.The tunnel
"Willy Wonka and the Chocolate Factory" (1971)
Directed by Mel Stuart
Plot :
Dunia terkejut ketika Willy Wonka, yang selama bertahun-tahun sangat menjaga ke-rahasia-an pabrik coklatnya mengumumkan bahwa dia telah memasukkan 5 tiket emas kedalam coklat produksinya. 5 orang yang beruntung mendapatkan tiket emas itu akan diajak melakukan tur ke pabrik coklat miliknya, sementara satu yang terpilih akan mendapatkan pasokan coklat Wonka seumur hidup! Tentu saja semua anak berusaha mendapatkan tiket emas itu dengan berbagai macam cara. Charlie adalah salah satu anak yang sangat memimpikan mendapatkan tiket emas itu. Tapi apa daya, sebagai anak dari keluarga miskin yang jarang membeli coklat Wonka, dia hampir nggak punya peluang buat mendapatkan tiket itu. Tapi prends, dalam film, keajaiban bisa saja terjadi. Dan yeah, ternyata Charlie mendapatkan tiket emas itu dan berhak mengikuti tur ke pabrik coklat Willy Wonka!
Bersama 4 anak lain yang mempunyai karakter berbeda2, Charlie pun memulai petualangan ajaib ( sekaligus mengerikan! ) nya di pabrik coklat milik orang aneh Willy Wonka.
Crepy Scene :
Sebagai sebuah film fantasi anak-anak, gue pikir Willy Wonka and the Chocolate Factory ( 1971 ) nggak seceria dan penuh pelangi kaya pelem fantasi lainnya. Karakter Willy Wonka, Oompa Loompa, setting, tone dan ide ceritanya membuat gue sempat berfikir kalo ini lebih mendekati pelem slasher dalam versi anak-anak. Tentunya kalian para pembenci anak-anak ( terutama yang sikapnya nyebelin ) akan seneng ngeliat gimana anak-anak bandel itu mendapat hukuman dari pabrik coklat Wonka yang aneh.
Ada anak yang berubah warna dan menggelembung menjadi sebesar gajah, ada anak yang tenggelam dalam sungai coklat dll.. weird.
Tapi, tentu yang paling creepy dan cukup menakutkan ( terutama kalo ditonton anak-anak ) adalah adegan yang satu ini :
Wonka menaikkan para pengunjung pabriknya ke sebuah perahu yang keliatannya akan menjadi sebuah perjalanan ajaib menelusuri sungai coklat. Tapi, sama kaya semua hal aneh yang ada di pabrik itu, perjalanan ini pun kayanya nggak akan seperti naek perahu-bebek di Dunia Fantasi. Bener aja, perahu itu ternyata masuk ke sebuah terowongan yang berisi kerjapan cahaya-cahaya aneh dan gambar-gambar surreal, mata raksasa, cacing, serangga, mayat dengan ulat dimulutnya, wajah pria jahat, ama ayam-ayam yang disembelih. Sepertinya itu adalah terowongan neraka. Anak2 itu pun menjerit2 ketakutan, tapi seperti seorang maniak, Wonka malah tersenyum misterius dan mulai menyanyikan puisi mengerikan. Weird.
Dan kita tau, seseorang yang akan sangat tertarik untuk membuat remake pelem seperti ini pastilah dia yang bernama Tim Burton. Oh, bener aje. Hehehehe.
3. Bathtub Scene
‘Dumplings ( 2004 )’
Directed By Fruit Chan
Plot :
Mrs.Li ( Pauline Lau ) adalah seorang mantan bintang TV yang sedang dilanda perasaan putus asa dan nggak berguna. Dia ngerasa perhatian suaminya mulai berkurang ( itu karena ternyata sang suami berselingkuh dengan cewe lain. ) Parahnya, bukannya nyalahin ketidak-setiaan sang suami, Mrs. Li justru ngerasa itu disebabin oleh usia yang semakin tua dan penampilannya yang tidak lagi menarik.
Dalam keresahannya, Mrs. Li akhirnya bertemu dengan Bibi Mei ( Bai Ling ) yang mengaku punya resep dumplings istimewa untuk membuat Mrs.Li kembali cantik dan awet muda. Mrs.Li pun segera mengkonsumsi kue buatan Bibi Mei, sampai akhirnya dia tahu resep yang di gunakan Bibi Mei untuk kue nya adalah sebuah horror!
Gue tegesin, ‘Dumplings’ adalah sebuah drama. Entah, kenapa IMDB melabelinya sebagai horror? Tapi memang, sebagai sebuah drama, ‘Dumplings’ punya ide cerita yang sangat subversive, kontroversial, ekstrim dan disturbing. Mungkin itu yang ngebuat die jadi kaya pelem horror. Tapi, diluar itu ‘Dumplings’ beneran sebuah drama. Makanya, gue masukin ke dalam list ini hehe.
Atau mungkin juga IMDB melabelinya sebagai horror, karena adegan ini :
Warning! Spoiler!
Resep rahasia Bibi Mei sebenernya adalah..die menggunakan mayat-janin ( yang die dapet dari rumah sakit atau aborsi illegal yan g dilakukannya sendiri ) sebagai bahan baku kue nya. Nah, suatu kali Bibi Mei kabur keluar kota karena terlibat sebuah kasus aborsi illegal yang berujung pada sebuah tragedi.
Mrs. Li yang terlanjur kecanduan kue-janin Bibi Mei pun harus memikirkan cara agar dia tetep bisa mengkonsumsi ‘obat-awet-muda’ nya. Hingga dia akhirnya memikirkan sebuah ide yang luar biasa gila.
Di sebuah bathtub, dengan iringan musik latar yang sungguh menyayat, Mrs. Li memutuskan untuk menggugurkan kandungannya sendiri. Dia memasukkan besi pengait ke dalam selangkangannya. Air dalam bathtub itu pun segera berubah merah-darah. Lalu adegan selanjutnya, kita akan melihat mulut Mrs.Li berlumuran darah. Dia seperti habis memakan sesuatu. Lalu kita akan melihat lidah Mrs.Li ( yang tiba-tiba berubah menjadi panjang seperti lidah reptil ) menjilati sisa darah di bibirnya. Yah, Mrs.Li memakan bayinya sendiri!
Ini pelem drama sci-fi nya Steven Spielberg yang dia bikin berdasarkan cerpen Brian Aldiss “ Super Toys Last All Summer Long “. Bersetting di masa depan yang nggak terlalu jauh dari sekarang, A.I berkisah tentang David ( Haley Joel Osment ) sebuah android anak-anak yang mempunyai program unik : kemampuan untuk mencintai.
Plot :
Di tahun 2014 ketika bencana akibat global warming membuat populasi manusia menurun drastis, diciptakanlah sebuah robot canggih kontroversial. Robot ini disebut dengan nama : Mechas. Nah, David ( Haley Joel Osment ) adalah sebuah model-prototipe Mechas yang diciptain menyerupai anak kecil dan diprogram untuk mampu menirukan pikiran, emosi, dan perasaan manusia.
Perusahaan pembuatnya ( Cybertronics ) lalu mencoba model-prototipe robot ini ( David ), ke sebuah keluarga yang sedang berduka. Itu karena putera keluarga ini ( Martin ) dalam keadaan koma karena sakit. Masalah mulai muncul ketika Martin kemudian sembuh dari sakitnya,dan menganggap David hanya robot pembantu mainan. Dari sini kisah petualangan robot David yang mencari cinta sejati lalu mengalir, ngingetin kita akan petualangan Pinokio si boneka kayu itu hehe.
Creepy Scene :
Dalam pelem ini, diceritain robot-robot rusak atau malfungsi akan ditangkap oleh perusahan Cybertronics untuk segera dihancurkan. Nah, ada yang memanfaatkan ini sebagai peluang bisnis dengan membuat sebuah pertunjukan brutal. Di pertunjukan yang diberi nama Flesh Fair ini, atraksi penghancuran para Mechas digelar dihadapan ratusan penonton yang bersorak sorai.
Haha aslinye, gue cukup merinding ( sekaligus terhibur :P ) ngeliat robot yang mirip manusia ini di bantai, diledakkan, dimutilasi, dan dieksekusi dengan berbagai cara gruesome. Apalagi ketika sebelum atraksi penghancuran, para Mechas ( yang seperti mempunyai perasaan itu ) memohon untuk dibiarkan hidup.
Adegan ini sih lebih pantes kalo dimasukin ke sebuah pelem zombie, dan gue bakalan lebih seneng ngeliat atraksi eksekusi zombie.
Di adegan lain, kita akan ngeliat beberapa android mengais2 sesuatu disebuah tempat yang terlihat mirip kubangan ‘sampah robot’. Ternyata, mereka adalah para robot rusak/cacat dengan ( bagian tubuh buntung ) yang sedang mencari2 bagian tubuh robot lain dari kubangan sampah itu untuk dipasangkan ke tubuhnya sendiri. Unsettling-Creepy!
Nggak tau buat yang lain, tapi buat gue ini terlalu disturbing dan horror untuk sebuah tontonan berlabel PG13.
5. Broken Neck Undead ‘Death Becomes Her ( 1992 )’
Directed By Robert Zemeckis
Sebuah dark komedi-fantasi nya Robert Zemeckis yang dibintangi Bruce Willis, Meryl Streep, ama Goldie Hawn.
Plot :
Ceritanya berkisar tentang perseteruan 2 orang cewe, Madeline ( Meryl Streep ) dan Helen ( Goldie Hawn ) dalam memperebutkan cinta Ernest ( Bruce Willis ). Demi memenangkan persaingan, ke dua nya meminum sebuah ramuan ajaib yang mampu membuat mereka kembali cantik, muda dan hidup abadi.
Perseteruan semakin memuncak ketika Madeline dan Helen akhirnya saling membunuh. Yah, ke dua nya tewas dalam sebuah perkelahian konyol. Namun ramuan ajaib itu mampu menghidupkan mereka kembali. Celakanya, setelah itu khasiat untuk membuat mereka tetap muda ternyata hilang. Maka, Madeline dan Helen pun terpaksa harus merawat tubuh mereka yang lama kelamaan semakin tua dan membusuk sambil menunggu kematian yang tak akan pernah datang.
Creepy Scene :
Madeline terjatuh dari tangga karena didorong Ernest. Tubuhnya terhempas, terguling-guling tanpa daya. Krak! Kita akan ngeliat leher Madeline patah. Nggak akan ada yang selamat jatuh dari tangga setinggi itu.
Mengira Madeline telah tewas, Ernest segera menelepon Helen untuk memberitahunya.
Namun, tanpa dia tahu, dibelakangnya ‘mayat’ Medeline mulai bergerak-gerak, kemudian bangkit dan perlahan-lahan menghampiri Ernest dengan leher yang terpuntir patah.
Haha sungguh aneh ngerasain merinding di sebuah film komedi kaya gini.
But this scene is really fucking fun hilarious creepy as hell!
……………………………………………
Bagaimana dengan pelem lokal? Ada nggak pelem yang bukan horror tapi punya adegan menyeramkan?
Gue mencatat ada ‘Fiksi’ nya Mouly Surya, terus pelem drama-jadul ‘Sumpah Keramat’ ( Rano Karno ama Yessy Gusman ) dimana adegan sumpah-pocongnya dulu sungguhlah menakutkan hehe..teruuusss apa lagi yaaa hmmm..
oh iya..ama adegan dari pelem dibawah ini :
Jembatan Kematian
‘Buah Hati Mama ( 1980 )’
Directed By Sophan Sophiaan
Plot :
Ini pelem drama jadul jaman TVRI haha.
Kalo ga salah ceritanya sih tentang keluarga kaya yang ( gue lupa sebabnya ) tiba-tiba jatuh miskin. Anak keluarga ini, si Eka ( nah gue masih inget nama anaknya ) kabur dari rumah karena sering dimarahin bokap-nyokapnya. Kalo ga salah dia lalu bertahan hidup dijalanan dengan berjualan es ( haha sinetron banget dah pokoknya ). Orang tua Eka kemudian sangat menyesal lalu mencari dia ke mana-mana. Sayang sekali, ketika ditemukan Eka sedang terserang sakit typhus parah yang akhirnya ngebuat dia koma dan diambang kematian.
Creepy Scene :
Jadi ceritanya si Eka ini koma di rumah sakit.
Nah, pelem lalu nyoba ngegambarin alam 'ambang-maut' ( near-death experience ) dimana adegannya adalah Eka berdiri di tepi sebuah jembatan.
Yang nyeremin, diujung jembatan sebelah sana berdiri beberapa orang berpakaian putih-putih yang melambaikan tangan sambil memanggil2 namanya. Mereka kemungkinan adalah visualisasi dari roh orang2 yang sudah meninggal. Sementara dunia di seberang jembatan itu sendiri adalah alam akherat. Artinya, kalo Eka menyeberang jembatan itu matilah dia.
Asli adegan ini serem banget ( terutama buat anak 5 tahun kaya gue ) haha bikin merinding dan ga bisa tidur. Herannya, nyokap gue malah nangis ngeliat adegan ini.
Hehe Nah itu dia 5 + 1 adegan-adegan yang berhasil ngasih sensasi horror dari sebuah pelem yang sebenernya bukan pelem horror versi gue. Tentunya, masih banyak lagi pelem-pelem lain yang punya adegan kaya diatas. Tapi buat, sementara cukup 5 dulu yah, soalnya cape juga ngetiknya hehe