05 May 2010

MISERY ( 1990 )

Reviewed By 'R'

Story :

Paul Sheldon ( James Caan ), seorang penulis novel-roman terkenal 'Misery Chastain' sedang dalam perjalanan menuju Colorado, ketika badai salju membuat mobilnya terguling ke jurang. Nyawa Paul bisa saja melayang, jika saja seseorang tidak mengeluarkan tubuhnya dari puing-puing mobil.

Beberapa hari kemudian, Paul sadar dari koma dan dia mendapati dirinya terbaring di sebuah ranjang.
Seseorang rupanya telah merawat luka-luka nya, dan orang itu kemudian mengenalkan dirinya dengan ramah,

" My name is Annie Wilkes and i'm your number one fan.." Annie ( Kathy Bates ), lalu memberitahu bahwa badai salju di luar masih sangat lebat dan membuat sambungan telepon terputus. Namun dia berjanji akan merawat Paul,
" you're gonna be fine..i'll take good care of you..im also a nurse.." katanya sambil tersenyum lembut.

Mengalami kecelakaan fatal di tempat terpencil, namun secara kebetulan diselamatkan oleh seorang perawat yang merupakan penggemar berat buku2nya, Paul sheldon merasa mendapat mukjizat. Annie terlihat sangat ramah, penuh cinta, humoris dan telaten merawat luka-lukanya.

Namun pendapat tentang mukjizat itu ternyata harus dikoreksi,
suatu malam, Annie mendatangi kamar Paul dengan raut wajah penuh kebencian.
lalu dia mulai berteriak histeris

" she cant be dead!..Misery Chastain can not be dead! "

Paul tercekat, tak menyangka perempuan yang terlihat ramah sebelumnya ini begitu dipenuhi amarah,

Misery Chastain adalah tokoh dalam novel roman fiksi nya, dalam sebuah edisi, Paul membuat tokoh 'Misery' akhirnya meninggal dunia. Dan kini, seorang 'number one fan' dari buku2nya tengah mengamuk karena kematian Misery!

Sejak saat itu Paul sadar dia sedang tidak mendapat mukjizat, namun justru sebuah horror. Dia terbaring tak berdaya dalam sebuah rumah dengan seorang obsessed-crazy-fan-beremosi labil-yang sanggup melakukan apa saja!

maka,  hanya dengan setting rumah terpencil ditengah badai salju dan karakter utama Paul Vs Annie,.. psychological-thriller berdurasi 1 jam 40 menit ini pun  secara intense digelar.


Review :

Misery adalah sebuah film adaptasi kesekian kalinya dari novel karya Stephen King.

Seperti biasanya novel horror karya King lebih sering bermain-main dengan psikologi ketimbang fisikal, Jadi kamu nggak akan menemukan monster buruk rupa ala John Carpenter atau karakter bermata satu dengan senjata aneh ala oldshool-80's horror disini. Tokoh2 dalam ceritanya biasanya adalah karakter biasa yang ada di dunia nyata seperti : seorang ayah, pekerja kantoran, penulis, penumpang pesawat dll King juga lebih seneng bermain-main dengan situasi untuk membangun suasana horror dan ketegangannya daripada mengumbar darah.

Genre horror kaya gini kemudian lebih sering disebut sebagai 'horror-modern'.

Tak ada yang menarik sebenernya dengan plot yang sederhana dan sangat tipis ini.

Mobil kecelakaan di sebuah middle-of nowhere, diselametin ma orang yang ternyata psikopat, dan siapapun tanpa gue mesti ber-spoiler sudah bisa menduga bakal kaya apa endingnya.

Namun, walau begitu, seperti halnya Spielberg di Duel , film ini ternyata sangat enjoyable buat ditonton. dan kemungkinan 1 lagi, gue emang lagi butuh tontonan yang kaya gini hahaha

Sempitnya setting dengan karakter utama yang hanya dua orang ini membuat film enak diikuti tanpa harus memikirkan sub-plot2 lain yang biasanya malah memecah konsentrasi. Dengan formula kaya gitu, walaupun pelan film dengan tempo terjaga, terus menggelinding bagai bola salju yang semakin lama semakin membesar.

Dan 'Bola salju' ini semakin enak buat diikuti sampe klimaksnya terutama berkat akting Kathy Bates. Piala Oscar ' Best Actress' yang diraihnya tahun 1991 sepertinya sudah cukup jelas menjelaskan kualitas 'seni pura-pura' Kathy Bates di film ini. Dia sempurna memerankan Annie Wilkes yang ber emosi-labil, sama kaya peran Jennifer Tilly di Cord.

sebegitu pasnya peran Bates disini, sampe gue nggak bisa ngebayangin dia bermain di film lain tanpa berperan sebagai 'ibu-ibu gila'.

Dia adalah salah satu villain paling menakutkan di era 90-an!


Kembali ke film, walaupun sangat enak ditonton, gue sebagai horror-fan agak kecewa ketika mengetahui kalo dalam versi bukunya, 'Misery' sebenarnya tampil lebih hardcore. Bahkan Kathy Bates sendiri sempat kesal ketika salah satu adegan yaitu, 'Annie membunuh seorang polisi muda', akhirnya batal dimasukin ke film karena berbagai pertimbangan.

Yang paling jelas adalah adegan 'Hobbling' yang terkenal itu, dalam versi bukunya konon Annie memotong kaki Paul sampe putus dengan kapak! sementara untuk versi filmnya, --walaupun adegannya tetep shocking dan menjadi best-scene disini-- tapi sutradara 'Rob Reiner' membuatnya lebih soft dan 'ramah mata'.  Yah, mau gimana lagi...inilah kompromi industri yang terkadang emang nyebelin!

Kalo kamu pengen liat adegan 'hobbling' yang terkenal itu?
watch this :)




Overall, 'Misery' adalah salah satu cerita King yang paling minimalis, simple dan straight. sementara Rob Reiner juga sukses membuatnya menjadi sebuah film drama-thriller dengan sedikit sentuhan humor-gelap yang mengasyikkan.

Jadi, kalo kamu nggak bisa menikmati 'Misery'.. percaya deh..genre thriller emang bukan buat kamu hahaha

rating : 7,5/10

6 comments:

  1. Wah..jadi teringat lagi..aku nonton film ini dah lama banget...i really loved it! Kathy Bates was superb.. Aku puas banget waktu Kathy mati ketimpa mesin tik atau lemari gitu ya..... (rada2 lupa), persaan puas buanget! Mampus juga lu psycho...hehe.

    ReplyDelete
  2. btw, Kathy Bates walaupun emang nyebelin tapi di beberapa scene dia keliatan kasian banget, terutama pas adegan terakhir, ketika dia terlihat bahagia diajak minum Paul untuk merayakan kembalinya Misery..kebahagiaanya langsung pudar ketika..hehe

    spoiler...

    ReplyDelete
  3. Jangan sampai punya fangirl kayak tante Annie begini.

    ReplyDelete
  4. adegan yang gak terlalu penting tp paling diinget di film ini..pas annie wilkes nya ngusir babi2 di kamernya sambil ngorok2 kaya baby...grook..grook..
    keren bgt..hehe

    ReplyDelete
  5. Baru banget nonton film ini, teriak-teriak sendiri ga jelas, haha.

    Gan, boleh tukeran link? Link gue http://review-luthfi.blogspot.com/ . Terima kasih.

    ReplyDelete
  6. ide filmnya simple, tokohnya digambarkan dng sangat detail, apalagi adegan pas bibi annie nya tahu persis dimana benda2 kesayangannya ditempatin. geser dikit aj dia hapal ada yg mindahin...ngeri!

    ReplyDelete