27 April 2010

BAD TASTE ( 1987 )

REVIEWED BY 'R'.

'Bad Taste' itu model film yang proses produksinya terlaksana setelah terjadi serangkaian dialog-'brillian' macam begini :

Peter Jackson ( PJ ) : " eh, bikin film film yuk...gue punya cerita nih.."
temen PJ : " ceritanya apaan..? "
PJ : ( sambil nyengir ) " ceritanya tentang Alien yang menginvasi kota Kaihoro buat ngejadiin daging manusia sebagai bisnis fast-food di planet mereka..terus ntar elu jadi agen khusus yang ngelawan mereka..dan gue jadi...oooh, gue selalu pengen jadi kaya 'Ash' di Evil Dead ..gimana keren ga..??"

krik..krik..krikk....sunyi senyap, semuanya menatap Jackson dengan terharu.

Di Indonesia, dimana aktifitas membuat film masih dianggap sebagai aktifitas mewah nan menghamburkan uang, ide 'cemerlang' kaya gitu biasanya hilang begitu saja digilas kenyataan

Namun Peter Jackson muda merasa idenya sudah terlalu lama mengendap dalam benak dan memaksa untuk dikeluarkan walau keterbatasan menghadang. Sebelum 'Bad Taste', ketika berusia 15 tahun, PJ juga sudah membuat film pendek 20 menit 'The Valley' sebuah film fantasi petualangan tentang cyclops yang dibuat pake teknik stop-motion bareng ama temen-temen deket nya ( Pete O' Herne ama Ken Hammon ) FYI, 2 orang sohib PJ ini juga maen di Bad Taste.


Maka dengan semangat DIY ( Do It Yourself ) yang luar biasa PJ nekad memproduksi sendiri 'Bad Taste', berbekal budget pribadi sebesar $1000 ( di akhir produksi, New Zealand Film Commission akhirnya tergerak untuk memberikan sejumlah dana bantuan ), dia lalu mengkasting teman-temannya sendiri yang cukup gila untuk bersedia maen tanpa di bayar, lalu secara militan mengambil gambar di setiap akhir pekan atau hari libur. Jadwal suting yang sekarep dewek ini akhirnya membuat film berdurasi 91 menit ini rampung dalam jangka waktu 4 tahun!! Lamanya proses produksi ini juga membuat beberapa pemaen mengalami perubahan model rambut..wkwkw coba deh perhatiin.

Untuk meminimalisasi budget, PJ juga mengerjakan make up/efek sendiri, membuat crane untuk steady-cam sendiri ( sementara shootnya cuma pake camera 16mm ) dia juga yang membuat topeng alien sendiri dari bahan karet, bahkan dia memerankan 2 karakter sekaligus dalam film ini.

 Yang pertama, dia berperan sebagai Derek pahlawan-gokil kita yang dalam film ini diceritain terjatuh dari bukit dan mengalami pecah kepala, lalu sepanjang film dia terlihat sibuk mengikat batok kepalanya supaya otaknya nggak berceceran ( whatthefuck!? ), dengan kondisi kaya gitu, Derek tanpa gentar terus memburu para Alien dengan gergaji mesin " I'm Derek. Derek's Don't Run! " , woo-hooo walaupun amatiran, rasanya gue rela ngasih standing applause 5 menit buat effort PJ atas perannya disini. Liat aksi Derek di video ini: hehe





Satu karakter lagi yang dia perankan adalah, perhatiin adegan ketika Derek memaku kaki salah satu alien yang terikat di tebing. Yap, anda benar! Alien jenggotan yang tergantung ditebing itu juga diperankan oleh Peter Jackson sendiri!!
Jadi Derek yang diperanin oleh PJ, memaku kaki Alien yang juga diperanin oleh dirinya sendiri hahaha
lewat trik kamera yang raw tapi cerdik gue sampe nggak menyadari kalo dua orang yang tampil di layar adalah : Peter Jackson!

Dan percaya atau tidak, film ini bahkan dikerjakan tanpa script!

Haha, nonton 'Bad Taste' itu rasanya kaya membaca zine fotokopian bikinan temen sendiri yang layoutnya ngaco, murahan dan terlihat dekil, tapi dijamin 100% FUN untuk dibaca karena dikerjakan dengan jujur, apa adanya, bebas, tulus dan penuh passion. Gue jadi inget ngebaca, 'Choking Hazard', 'P.H.O.D', 'Rebelliousickness', 'Pussy Wagon' atau..ehm, 'Thrasher'.


BAD TASTE OR Braindead ?

Nah sekarang, ngomongin Bad Taste kayanya susah kalo ga ngomong Braindead , yang akhirnya selalu mencuatkan pertanyaan : "mana yang lebih keren? "

di Bad Taste, PJ terlihat masih terkesan main-main, kental aroma seneng-senengnya -- liat aja topeng dan bentuk aliennya yang 'anjing-kok-gini-amat-ya?' -- budget yang ultra-low, sementara skil sinematographi minimal juga membuat ' bloopers ' atau kesalahan teknis terlihat jelas disana-sini,

Jadi, buat para fan Peter Jackson yang mengenal dia dari 'kesempurnaan' 'Lord Of The Rings' atau 'Kingkong' , apalagi kamu yang baru saja menyaksikan kepuitisan 'The Lovely Bones', rasanya bakal menangis tak percaya kalau menyadari sutradara pujaannya pernah membuat film semacam 'Bad Taste'! hahaha

Namun walau emang seburuk itu, ide-ide brilliannya sudah sangat jelas terlihat. untuk ukuran ultra low-budget movie kamu akan dibuat tercengang oleh adegan unthinkable-sinting nan megah ketika pesawat Alien yang berbentuk rumah itu perlahan-lahan terbang ke angkasa!, ini adegan yang 20 tahun kemudian kemungkinan menginspirasi 'Zathura' atau 'District 9'. Bahkan, adegan mobil dan kambing yang meledak di Bazooka, walaupun hanya menggunakan efek-murah, 100 kali lipat lebih menghibur, daripada ledakan mega-budget di 'Merah Putih'. Juga jangan lupain, kalo desain kepala kapten Orc di Return Of The King itu inspirasinya dari kepala Alien di film ini. Belum lagi adegan2 komikal-splatter-pe'a-hillarious yang kesebar di tiap scenenya berhasil menjadi sekuen adegan yang tak mudah dilupakan.

itulah makanya gue membayangkan ketika Peter Jackson akhirnya berhasil merampungkan 'Bad Taste', dia berkata sambil mengepalkan tangan :

" sekarang gue tahu gimana cara bikin film! ayo kita bikin lagi yang lebih gila-gilaan!! "

5 tahun kemudian ( setelah 'Meet Tha Feebles' ) , terciptalah 'Braindead' : The Most Entertaining+Disgusting+Gory Horror Movie i Ever Seen ! "


'Braindead' memang terlihat lebih siap dan superior dibanding 'Bad Taste'. Storyline nya lebih dipikirkan ( walaupun tetep aja bodoh wkwkw ), efek/makeup nya lebih halus ( inget perbandingannya ama 'Bad Taste' jangan ama TLOTR haha ), pemaennya aktor beneran yang dibayar ( walaupun gue bakalan tetep merindukan Derek ), dan kerennya dengan budget yang sedikit lebih gede ama skill sinematografi yang mengalami progress, visi dan kegilaan Peter Jackson nggak kendor dan berhasil ditumpahin di film ini, baca : lebih banyak darah ama organ tubuh berterbangan haahha

intinya, Bad Taste dan 'Braindead' sebenernya sama2 keren dan FUN. Dua-duanya keluar dari kepala seorang visioner gila yang sama. Namun, gue tetep harus mengakui kalo Braindead masih unggul 2 poin untuk urusan : hibur-menghibur.

VERDICT :


Kalo kamu nyari film horror yang menyeramkan, menakutkan atau thrilling, Bad Taste bukan judul yang tepat. Ketimbang horror, Bad Taste lebih tepat kalo dilabelin sebagai film komedi-action-scifi-fantasy dengan moment splatter-gore didalamnya.
Bahkan, dengan jelas film ini nampilin beberapa adegan parodi dari beberapa film terkenal sebut saja E.T, Texas Chainsaw Massacre , Evil Dead , Commando sampe Star Wars. Gampangnya, Bad Taste itu mirip film WARKOP DKI versi hardcore. Sebuah genre dimana PJ selalu terlihat brillian!

Haha, so Kalo kamu menikmati Evil Dead , 'Braindead' , atau Redneck Zombies, maka kamu akan menikmati Bad Taste. Tapi, kalo kamu tidak tertarik untuk menontonnya atau bahkan membenci judul-judul diatas, maka nggak usah peduliin film ini. yap, Bad Taste emang seburuk itu. 

Bad Taste is only work for real 'Bad Taste' people.

Lewat review ini, gue cuma pengen ngasih rekomendasi, bahwa kalo kamu mau sedikit mengabaikan 'good-taste' mu, 'Bad Taste' adalah film yang cocok ditonton beramai-ramai untuk sekedar refreshing bersama teman-temanmu ( bahkan keluarga --soalnya orang cenderung masih bisa mentolerir kesadisan dibanding ketelanjangan--) , menontonnya akan membuat harimu yang membosankan menjadi begitu menyenangkan, bahkan untuk beberapa hari kedepan. hehehe

Terakhir, pesan untuk Peter Jackson :
WE WANT DEREK! WE WANT DEREK! AND WE NEED A SEQUEL!!

RATING : 8,5/10
.....................................................................

Terima kasih buat temen gue, IDUB yang udah bersedia ngedownloadin, ngeburningin dan mengirimkan CD film cult-klasik keren ini kealamat gue hehe
Pesen lagi bos!! hahahaha

4 comments:

  1. darahnya kayak saos.. haha..
    sama, saya juga engga sadar kalau itu peter jackson yang memaku dirinya sendiri :D

    ReplyDelete
  2. Sebagai orang yg bangga ama bad taste gue, ini selalu gue anggep klasik.

    ReplyDelete
  3. anjrit lah, gue ga akan lupa pas si derek kepleset tai kebo

    bener bener menghibur dah WKWKWKWKW

    ReplyDelete